Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemerintahan Desa

KECEPIT – Dewasa ini Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram telah cepat menjadi bagian dari kehidupan Anda sehari-hari. Salah satu alasan mengapa media sosial sangat populer adalah karena memungkinkan pengguna untuk mengubah pengalaman mereka dan berinteraksi dengan jaringan internet.

Biar tidak dibilang katro dan tidak kekinian kami selaku Pemerintah Desa KecepitĀ  dengan diiringi wujud cita-cita Kabupaten Pemalang sendiri yang akan menjadikan Pemalang “Smart Villages” atau Pemalang Desa Pintar.

kami sepakat menyuarakan segala jenis kegiatan, terutama kegiatan yang ada di Desa kami yaitu Pembangunan yang didanai oleh APBN, APBD I maupun APBD II. Kami bertekad untuk memberikan ruang Informasi kepada publik terutama warga Desa kami yang 40% bahkan mendekati angka 60% mereka menggunakan Media Sosial.

Maka dari itu kami selaku Pemdes Kecepit dengan adanya banyak warga masyarakat yang memanfaatkan Media Sosial sudah tentu kami bisa menginformasikan segala Informasi baik Kegiatan yang ada di desa maupun kegiatan pembangunan dan kami juga akan menginformasikan penggunaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang kami buat berupa Infografis Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa ini juga merupakan Inisiatif Pemerintahan Desa Kecepit sebagai salah satu media
Transparasi publik yang diatur dalam Perdes (Peraturan Desa) No. 5/2016 Tentang APBDes 2017.

Tidak luput juga kami Informasikan Pengumuman-pengumuman penting yang berkaitan dengan Warga Desa, semua ini kami lakukan hanya untuk melaksanakan Tugas dan Kewajiban kami sebagai Aparatur Pemerintah Desa guna mensosialisasikan masyarakat tentang Pemanfaatan Media Sosial, Perlu adanya proses literasi media sosial ke seluruh lapisan masyarakat, baik itu pelajar dan mahasiswa maupun masyarakat umum, sehingga media sosial yang kita pakai jauh lebih sehat dengan konten-konten positif yang membawa manfaat bukan saja bagi kita sendiri tetapi juga bagi komunitas dan lebih dari itu bermanfaat bagi Masyarakat Desa, Bangsa dan Negara.

Internet ibarat Pisau bermata dua, karena memungkinkan masyarakat berkomunikasi dan berinteraksi secara cepat, namun di sisi lain media sosial juga membawa dampak negatif untuk menyebarkan Informasi Hoax, Ujaran Kebencian, Pemutarbalikan fakta, Provokasi, serta hal-hal yang berkaitan dengan SARA, Terorisme, dan sebagainya.

Repotnya lagi masyarakat kita belum dibekali dengan informasi yang cukup untuk menangkal informasi-informasi seperti ini, tidak ada proses cek dan ricek, bahkan cenderung cepat-cepat menyebarkan. Ini yang tidak boleh terjadi, sehingga literasi media sosial itu sangat penting kita gaungkan ke masyarakat, dan kami himbau kepada masyarakat agar bijak dalam penggunaan media sosial, Semoga Bermanfaat.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *